Apa Sih Itu Pendidikan Luar Sekolah???
Masih banyak orang yang belum tahu tentang pendidikan luar sekolah, dan banyak yang menyamakan dengan pendidikan luar biasa, padahal pendidikan luar sekolah sangat lah jauh berbeda.
Ketika saya menjadi mahasiswa baru di jurusan pendidikan luar sekolah, banyak yang bertanya apa itu pendidikan luar sekolah dan persepsi mengenai luar sekolah yang mereka anggap sebagai guru bimbel.
Pendidikan luar sekolah adalah pendidikan yang dirancang untuk membelajarkan warga belajar agar mempunyai jenis keterampilan dan atau pengetahuan serta pengalaman yang dilaksanakan di luar jalur pendidikan formal.
Pendidikan Luar Sekolah membantu tercapainya tujuan Pendidikan Nasional.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 26 ayat 1 dan 2 menjelaskan bahwa:
1. Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/ atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.
2. Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional.
Tujuan Pendidikan Nasional tersebut dituangkan dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) bidang pendidikan. Untuk mencapai tujuan Pendidikan Nasional di atas pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 73 Tahun 1991 Bab II Pasal 2 tentang penyelenggaraan Pendidikan Luar Sekolah yang didalamnya membagi Sistem Pendidikan Nasional menjadi dua pendidikan yaitu pendidikan sekolah dan Pendidikan Luar Sekolah.
Selanjutnya dalam peraturan tersebut dijabarkan tujuan pendididkan luar sekolah, yaitu:
1. Melayani warga belajar agar dapat tumbuh dan berkembang sedini mungkin dan sepanjang hayat guna meningkatkan martabat dan mutu kehidupannya.
2. Membina warga belajar agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri, bekerja mencari nafkah atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang tinggi.
3. Memenuhi kebutuhan belajar yang tidak dapat dipenuhi dalam jalur pendidikan sekolah.
PLS diprakarsai oleh lembaga kursus, kelompok belajar, lembaga pelatihan dan lainnya. Berikut contoh Pendidikan Luar Sekolah yang sangat populer di Indonesia:
a. Pendidikan Keaksaraan
Jumlah buta huruf di Indonesia masih sangat banyak. Kondisi ini tidak bisa dihindari karena banyak yang memilih untuk tidak mengenyam sekolah akibat kendala keuangan. Padahal membaca merupakan bagian hidup yang tidak bisa dihindari.
Dengan membaca, seseorang bisa menambah ilmu pengetahuan bahkan merubah dunia. Untuk memberantas buta huruf di Indonesia, beberapa pihak mengadakan pendidikan keaksaraan. Pihak yang tidak bisa membaca diajari secara intensif hingga bisa mengenal huruf dan membacanya.
b. Pelatihan Kerja
Tahukah Anda jika pelatihan demi pelatihan kerja yang Anda ikuti di sebuah lembaga termasuk pada pendidikan luar sekolah? Pelatihan ini bertujuan untuk mendidik para pencari kerja agar menguasai keahlian atau keterampilan tertentu.
Sehingga, setelah lulus dari program pelatihan para peserta bisa mendapatkan pekerjaan tetap. Dan menyalurkan pengetahuan yang didapatkannya dari pendidikan formal dan pelatihan kerja secara optimal.
c. Kursus Bahasa Inggris
Lembaga kursus bahasa Inggris merupakan lembaga non formal yang membantu masyarakat untuk mempelajari bahasa Inggris lebih intensif daripada di sekolah. Mengapa harus belajar bahasa Inggris? Karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang membantu seluruh masyarakat di dunia terhubung dengan mudah.
Pelajaran bahasa Inggris mungkin dipelajari di sekolah namun komponen yang diberikan tidak optimal. Karena dalam satu sesi, pendidikan bahasa Inggris yang diberikan sangat singkat. Di lembaga kursus, seseorang bisa belajar bahasa Inggris jauh lebih intensif dan lengkap dari sekolah formal.
d. Belajar Alat Musik Private
Dan jenis PLS lainnya yang juga populer di Indonesia adalah private alat musik yang diprakarsai oleh lembaga kursus musik. Para siswanya bisa belajar berbagai alat musik termasuk piano, biola, gitar dan lainnya.
Itulah empat jenis PLS yang sangat populer di tanah air. Terlepas dari jenisnya, mengikuti pendidikan non formal merupakan pilihan tiap individu. Jika Anda masih ragu untuk mengecap PLS, simak fungsinya berikut:
Fungsi Pendidikan Luar Sekolah
1. Menjadi Pengganti Pendidikan Formal
Mendapatkan pendidikan formal berbeda dengan PLS karena paket pembelajaran yang ditetapkan oleh masing-masing instansi hadir dari buah pikiran yang berbeda. Tapi dalam beberapa kasus, PLS bisa menjadi pengganti dari pendidikan formal.
Misalnya, paket belajar A atau paket belajar B yang setara dengan pendidikan formal di SLTP maupun SLTA. Masyarakat yang sebelumnya tidak bisa menyelesaikan pendidikan formal akan mendapatkannya di kejar paket A dan paket B.
2. Menambah Keahlian yang Tidak Ada di Sekolah Formal
Di sekolah formal, pembelajaran yang diberikan pada peserta didik menyesuaikan dengan modul yang diberikan. Padahal ketika memasuki dunia kerja yang dibutuhkan seseorang jauh lebih luas lagi.
Contohnya, seorang penulis novel yang belajar menulis novel secara intensif di lembaga menulis. Di mana kegiatan tersebut tidak bisa diperoleh jika Anda hanya belajar di sekolah formal saja.Itulah hal penting yang harus diketahui mengenai pendidikan luar sekolah, semoga pembaca dapat memahami dan share tentang pendidikan luar sekolah ini.
Jumat, 18 Desember 2020
Pendidikan Luar Sekolah
Langganan:
Postingan (Atom)
Pendidikan Luar Sekolah
Apa Sih Itu Pendidikan Luar Sekolah??? Masih banyak orang yang belum tahu tentang pendidikan luar sekolah, dan banyak yang menyamakan de...